My Evacuation Timeline

Tulisan ini saya susun berdasarkan timeline twitter saya @killthedj, ketika saya membantu team Search and Rescue (SAR) DIY melakukan evakuasi tepat ketika Merapi meletus tanggal 5 November 2010 dini hari. Bagi saya, sudah beberapa kali diminta bantuan team SAR sejak bencana gempa bumi di Yogyakarta tahun 2006. Namun inilah pengalaman terberat melakukan evakuasi, karena juga berkejaran dengan waktu dan situasi yang sangat bahaya sebab muntahan-muntahan material panas dan awan panas dari Merapi. Waktu itu saya ditemani @masgufi, manager artist Frau, juga line producer saya untuk Album Kompilasi Jogja Istimewa, ini adalah pengalaman pertama bagi dirinya terlibat dalam evakuasi, tentu akan menjadi pengalaman berharga sepanjang hidupnya.

Keterlibatan saya di SAR dimulai dengan kepedulian, karena 80% yang terlibat membantu evakuasi adalah sukarelawan mahasiswa-mahasiswa pecinta alam. Waktu itu di hari ketiga evakuasi Gempa Bumi Yogyakarta 2006, mereka sudah tidak punya duit untuk operasional, kemudian saya menawarkan bantuan untuk mencarikan dana operasional.

Baiklah, cerita kita mulai…

Sebelumnya harus saya sampaikan, untuk membuatnya menjadi cerita runut, saya perlu menyusun ulang timeline tersebut, karena kadang ada situasi dimana saya benar-benar tidak bisa nge-twitt, atau karena battery Blackberry saya tiris, maka saya mengambil beberapa tweet setelah saya turun dari lereng Merapi. Beberapa bagian juga seperti cerita terpotong karena saya tidak sempat menyimpannya, saya membiarkannya demikian. Beberapa twittphoto baru bisa saya kerjakan ketika beranjak terang, karena Blackberry saya tidak ada lampu flash-nya, dan saya menghindari mempublikasikan foto-foto korban yang mengerikan.

OPENING

(2:12 AM Nov 5th) Mungkin ini letusan terburuk sejak aku lahir, tp saat ini kita membuktikan, bahwa warga Jogja & sekitarnya istimewa; rela membantu sesama!

FLASHBACK

(Sun Nov 07 2010 13:10:41) Dini hari itu, saya memang tdk punya persiapan evakuasi, tiba2 teman SAR nelpon utk naik membantu menurunkan puluhan ribu pengungsi

(Sun Nov 07 2010 13:14:16) Melihat gelombang arus turun pengungsi, saya kemudian sadar, ini bisa lebih melelahkan dari gempa bumi 2006

(Sun Nov 07 2010 13:16:38) Waktu gempa 2006, kita dihantam sekali, lalu mengerti langkah demi langkah utk membantu; logistik, recovery, rekonstruksi

(Sun Nov 07 2010 13:19:33) Saat ini, kita seperti harus mengulangi setiap hari dari nol langkah demi langkah tersebut, krn setiap saat bisa terjadi relokasi barak

(Sun Nov 07 2010 13:29:05) Gempa 2006 kita msh bs melihat, penduduk desa memanen padi ditengah desanya yg hancur. Skrg hal demikian tidak mungkin.

(Fri Nov 05 2010 18:07:27) Ringankan tangan, langkahkan kaki, kita bantu saudara2 kita yg turun mengungsi ke kota. Buktikan kita bisa!!!

(Fri Nov 05 2010 18:02:56) Keistimewaan warga Jogja & sekitarnya diuji. Mari bergandengan tangan utk membuktikan bahwa kita memang istimewa!

(Sun Nov 07 2010 13:37:00) Senang mendengar bahwa warga kota Jogja mengibaratkan para pengungsi lereng Merapi sbg tamu. Saya bangga menjadi bagian dr kebersamaan ini

MANTRA

(5:41 PM Nov 5th) Mukti utawa mati tetep dadi siji (mulia atau mati tetap bersatu)

(5:41 PM Nov 5th) Ora sanak, ora kadang, yen mati melu kelangan (bukan sanak saudara, kalau mati ikut kehilangan)

EVAKUASI

(2:54 AM Nov 5th) @jalinmerapi Alhamdulillah. Target 30 org terjebak di Wukirsari sdh diatasi truk TNI, standby brsama @masgufi di St.Carolus u/ info lanjutan

(3:35 AM Nov 5th) Pesantren Al Qodir Wukirsari 30an org tidak mau turun selama kyai nya tdk turun cc @jalinmerapi

(3:37 AM Nov 5th) Di timur Al Qodir msh ad 50an org yg tdk mau dievakuasi cc @jalinmerapi

(3:41 AM Nov 5th) Byk warga laki2 bertahan di wukirsari. Tdk mau di evakuasi tp mrk sedia mtr. cc @jalinmerapi

(3:54 AM Nov 5th) Kembali bersama pemilik akun aseli. Td saya nyopir. Pesantren Al Qodir sdh kami laporkan ke aparat. Sbg relawan kami tdk bs memaksa.

(3:57 AM Nov 5th) @jalinmerapi Al Qodir & tanjung laki2, perempuan, anak2. Total 70 org tdk mau dievakuasi. Kami serahkan k aparat & langsung ditindaklanjuti

(4:32 AM Nov 5th) Kami standby di Pakem yg berubah menjadi kota mati. Teman2 SAR menyisir dgn motor ke perkampungan. #UN

mulai detik ini saya bertemu dengan @effort_creative dan @AndyKrebo –juga teman-teman akrab di SAR yang lain; Asep dan Badak, untuk selanjutnya bekerja bersama mereka membantu evakuasi.

(4:58 AM Nov 5th) Kami pindah ke Desa Argomulyo bersama teman2 SAR.

ARGOMULYO, BANTARAN SUNGAI GENDOL

(5:36 AM Nov 5th) Kesibukan kami di Argomulyo hingga sekarang. 10km dari Merapi. Semoga menjadi pelajaran warga yg lain

(6:15 AM Nov 5th) Banyak rumah tertimbun dan hangus.. Mohon para warga bantu kami utk mau dievakuasi 20km dr #merapi..

(8:19 AM Nov 5th) Pandangan dr forerider. Menuju RS Sarjito. Manusia tugasnya berusaha..

(6:12 AM Nov 5th) Akhirnyaaaaa!!! Sampe RS sardjito. Asu forider kami gak ngerti jalan.

(6:23 AM Nov 5th) Kami sdh berada di Sarjito, tp harus naik lg, msh banyak pekerjaan. Yg dibawah sudilah membantu pengungsi, bikin nasi bungkus semampunya

(8:06 AM Nov 5th) Batre tiris. Gak bs update lagi dr atas. Msh ada satu pekerjaan sblm turun. #UN

PENUTUP

(18:42 PM Nov 5th) saya berangkat ke Jakarta dgn perjalanan darat krn airport tutup, besok taping di MetroTV bersama @masbutet@saykoji

(10:47 AM Nov 5th) terima kasih buat @masgufi yg tlh memutuskan utk menemaniku membantu evakuasi. pasti akan mnjadi pengalaman berharga utk hidupmu, nak.

(10:55 AM Nov 5th) Tadi seorang prajurit nangis & curhat ke @masgufi ‘kmarin sore saya ajak turun tidak mau, hari ini saya mengevakuasinya tanpa nyawa’

(4:29 AM Nov 5th) Terima kasih kepada @TalkingAndy utk mobil pick-up nya yg trendy.

Sehari setelah itu, saya koar-koar di timeline twitter untuk meminta sumbangan kepada follower saya untuk membantu operasional dan perlengkapan team SAR DIY, karena banyak sepatu, kaus tangan, goggles dan masker mereka yang rusak, meleleh kepanasan. Dalam tiga hari terkumpul dalam bentuk uang dan barang kurang lebih senilai 40 juta, termasuk bantuan barang dari PT. Kawan Lama / Ace Hardware yang diprovokasi @masbutet setelah mendengar keluhan saya saat shooting di Metro TV. Terima kasih untuk semua followerku yang hebat!!!

(10:43 PM Nov 6th) Sinta-Jojo mau ikut aku pulang ke Jogja tweeps! Mau ikutan mbagi nasi bungkus katanya!

Sekian

Kill the DJ

republished from United of Nothing Blog

8 comments
  1. Dian said:

    Nangis baca tulisan ini..
    Inget waktu malem merapi meletus dan gak bisa tidur,,
    kaca” rumah bergetar semua..

  2. aji said:

    terimakasih kill the DJ dan semua…

  3. nafri said:

    sumpah
    salut banget
    tetap maju dan semangat
    “jogja tetap istimewa”

  4. Wahyu (betha) said:

    Salut bro….ternyata ak punya temen yg msh di titik bahaya waktu itu…
    Kejadian 4 november 2010 saat terjadi letusan terbesar itu tak akan pernah terlupakan, sangat mencekam ditengah hujan deras yg ditambah hujan kerikil material merapi, bumi yg bergetar, dan udara yg mendadak terasa sumpek, di detik2 terakhir itu ak masih berada di basecamp lowo rescue 12km dr puncak merapi(pakem), dri kilatan2 listrik statis krn pyroclastic itu ak msh bisa melihat samar2 puncak merapi, dan seketika itu juga bulu kudukku merinding, semburan awan panas yg super besar membubung tinggi dan prediksiku lebih dari 15 KILOMETER tingginya…detik2 letusan dahsyat itu berjalan sangat ceaku adalah last man (orang terakhir yg siaran di freq. radio 149,070 Mhz Balerante dgn call sign code #betha / #agus2)

  5. Wahyu (betha) said:

    Salut bro….ternyata ak punya temen yg msh di titik bahaya waktu itu…
    Doaku saat itu adalah,”Tuhan jika aku harus mati dng cara ini maka ak relakan, tapi ak mohon berikanlah keselamatan masyarakat yg sedang dievakuasi.”

    Kejadian 4 november 2010 saat terjadi letusan terbesar itu tak akan pernah terlupakan, sangat mencekam ditengah hujan deras yg ditambah hujan kerikil material merapi, bumi yg bergetar, dan udara yg mendadak terasa sumpek, di detik2 terakhir itu ak masih berada di basecamp lowo rescue 12km dr puncak merapi(pakem), dri kilatan2 listrik statis krn pyroclastic itu ak msh bisa melihat samar2 puncak merapi, dan seketika itu juga bulu kudukku merinding, semburan awan panas yg super besar membubung tinggi dan prediksiku lebih dari 15 KILOMETER tingginya…detik2 letusan dahsyat itu berjalan sangat cepat, dan akhirnya ledakan keras yg disertai dgn guncangan dan semburan merah dipuncak merapi menandakan Murka sang Merapi sudah pada puncak waktunya..semua kejadian itu ak siarkan di radio pancar ulang amatir 149.070 Mhz Balerante sebagai back-up station pancar ulang berada di pos kami, krn pos balerante rumah mbah Adi / mas Agus Sarnyoto sudah hancur diterjamg panas pada letusan oktober.
    aku adalah salah satu orang terakhir dari 9orang (termasuk salah satu Camper Wartawan Metro TV tp ak lupa namanya) yg berada di zona merah saat letusan itu terjadi,(dan aku orang terakhir yg siaran di freq. radio 149,070 Mhz Balerante hingga listrik PLN terputus pas disaat letusan dahsyat itu terjadi, dgn call sign code #betha / #agus2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 220 other followers

%d bloggers like this: