Archive

Event

GugurGunungSmall

Siaran Pers Konser Amal

#GugurGunung untuk #Sinabung

23 Januari 2014 | Jogja Nasional Museum | 19:00 – 23:00 |

Endank Soekamti, ShaggyDog, Jogja Hip Hop Foundation, Captain Jack, FSTVLST

‘Gugur Gunung’ dalam istilah Jawa berarti guyub-rukun dan bahu-membahu untuk bergotong-royong menyelesaikan persoalan atau masalah bersama. Istilah ini pernah kami gagas menjadi sebuah tema gerakan sosial para musisi di Yogyakarta untuk membantu korban bencana erupsi Merapi akhir tahun 2010, dengan bentuk konser amal. Hingga kemudian hash tag #GugurGunung terukir dalam satu set gamelan yang kami sumbangkan untuk menggantikan gamelan yang hancur diterjang erupsi Merapi di Kinahrejo.

Saat ini, Gunung Sinabung, di Karo, Sumatra Utara, yang sudah mengalami erupsi sejak September 2013 telah menimbulkan bencana bagi masyarakat yang bermukim di sekitarnya. Tercatat hingga pertengahan Januari 2014 sudah 26.000 warga yang terpaksa hidup menjadi pengungsi dengan bantuan minim, ditambah manajemen bencana yang sangat buruk karena peran negara yang tidak maksimal. Juga karena kalah highlight dengan berita politik yang memanas di 2014 atau banjir di ibu kota, sehingga kesadaran dan kepedulian masyarakat luas sangat tipis.

Setiap bencana alam pasti menimbulkan penderitaan, kami masyarakat di Yogyakarta sudah sangat berpengalaman dengan situasi itu, betapa pun pemerintah atau negara siap untuk menanganinya, tetap akan menimbulkan penderitaan bagi masyarakat yang tertimpa bencana, apalagi jika peran negara tidak bisa diandalkan. Bencana alam bisa berubah menjadi tragedi kemanusiaan ketika negara dan warga semakin tidak peduli. Tidak akan pernah ada yang salah jika kita mengambil peran untuk membantu sesama.

Dengan alasan tersebut, manajemen Jogja Hip Hop Foundation, Endank Soekamti, dan Shaggydog, menginisiasi sebuah konser amal dengan titel #GugurGunung untuk #Sinabung pada 23 Januari 2014, di Jogja Nasional Museum, 19:00 s/d 23:00. Kemudian kami juga mengajak Captain Jack dan FSTVLST untuk bergabung dalam konser ini.

Donasi diwujudkan dengan pembelian tiket dengan harga minimal Rp.20.000,- dimana semua hasilnya akan disumbangkan untuk korban bencana #Sinabung. #GugurGunung juga membuka donasi terbuka bagi masyarakat luas yang hendak menitipkan donasi via rekening BCA 037 321 3290 a/n Aulia Anindita dan rekening MANDIRI 900-00-1421586-8 a/n Moh Marjuki. Ini kesempatan sekaligus tantangan bagi masyarakat luas untuk membuktikan Yogyakarta memang istimewa bukan hanya karena daerahnya.

Konser amal #GugurGunung untuk #Sinabung ini zero budget alias tanpa biaya produksi karena semua yang terlibat patungan dan tidak dibayar, termasuk berbagai kalangan yang mendukung acara ini, seperti; event organizer dan berbagai vendor seperti sound, quipment, lighting, stage dll.

Fans bukan hanya angka atau jumlah, penting untuk mengedukasi fans dan bersama-sama dengan mereka untuk melakukan sebuah gerakan sosial dan memilih untuk turun tangan dengan mengambil peran dari pada hanya sekedar terus menghujat.

Lebih baik menyalakan api dari pada mengutuk kegelapan.

Juru Bicara #GugurGunung

Marzuki Mohamad a.k.a Kill the DJ

Kontak #GugurGunung

Inud +62 811 257599 / inudtz@yahoo.com

Dita +62 811 284632 / javahiphop@gmail.com

Zuki +62 811 2503066 / mrzooki@yahoo.com

Pemutaran Film Dokumenter

HIPHOPDININGRAT

a film by Marzuki Mohamad & Chandra Hutagaol

Indonesia 2010 | Digital Color | 65 minutes | Java & Indonesia (with English Subtitle)

Hiphopdiningrat adalah potret perjalanan sederhana sebuah komunitas hip hop dari kota Yogyakarta, dimana mereka mencampurkan musik urban dengan tradisi akar mereka, termasuk bahasa Jawa, tanpa tendensi kontemporer. Jogja Hip Hop Foundation memulainya dengan pentas-pentas di Kampung hingga ke panggung Internasional. Film yang sudah mendapatkan banyak highlight dari berbagai media ini, adalah hasil ketekunan Kill the DJ, sebagai pendiri Jogja Hip Hop Foundation, yang rajin mendokumentasikan berbagai aktivitasnya sejak 2003, kemudian dibantu oleh temannya Chandra Hutagaol sebagai Co-Director untuk menyusunnya menjadi sebuah kisah yang layak untuk ditonton.

JADWAL PEMUTARAN:

JAKARTA
Teater Salihara Jakarta
Jl.Salihara No.16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

18 Maret 2011
Screening Reguler: 14:00 & 16:00 | HTM Rp.10.000,-

18 Maret 2011
Screening & Showcase: 19:00 | HTM Rp 50.000,- | Mahasiswa/Pelajar Rp 25.000,- (tempat terbatas) | Host by: Pandji

more info: www.salihara.org


YOGYAKARTA
Lembaga Indonesia Prancis (LIP) Yogyakarta
Jl. Sagan No 3 Yogyakarta

22 & 23 Maret 2011
Pemutaran Reguler | Setiap jam 16:00 & 19:00 | Ticket Rp.10.000,-
Pembelian langsung ke Tiket Box Lembaga Indonesia Prancis (LIP) dibuka mulai tanggal 14 Maret 2011

21 Maret 2011 |Screening & Showcase (Invitation Only) | 19:00 | host by: Marie le Sourd


BANDUNG
23 Maret 2011 | Blitz Megaplex, Paris Van Java | Screening & Showcase: 19:00 (Invitation Only) | Host by: Gustaff

24 Maret 2011 | Lou Belle | Jl Setiabudi 56 Bandung | 19:00 | Gratis untuk umum

__________
http://www.hiphopdiningrat.com (will be accessible next March, 15, 2011)

HIPHOPDININGRAT (trailer)


18 Maret
Screening Tour & Show Case film doc. Hiphopdiningrat
Komunitas Salihara (Jakarta)
Screening: 14:00 & 16:00
Screening & Show Case: 19:00

21 Maret s/d 23 Maret
Screening Tour & Show Case film doc. Hiphopdiningrat
Lembaga Indonesia Prancis (LIP) Jl Sagan No 3 Yogyakarta
Screening & Show Case: 19:00 (Invitation Only)
Screening: Setiap 16:00 & 19:00 (Open for public)

23 Maret
Screening Tour & Show Case film doc. Hiphopdiningrat
Blitz Megaplex Paris van Java Bandung
19:00 (Invitation Only)

24 Maret
Screening film doc. Hiphopdiningrat
Lou Belle Jl Setia Budi 56 Bandung
19:00 (Open for Public)

25 Maret
Menerima Tamu Center Stage USA

26 Maret (Tentative)
Rosi Silalahi Talk Show
UGM
10:00

29 & 30 Maret
Laskar Dagelan (from Republik Jogja with Love)
Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki Jl Cikini Raya Jakarta
19:00

Selasa 4 Januari 2011 Jam 14:00 – 18:00
Jalan Maliboro berakhir di Pagelaran Kraton Yogyakarta

Pada tanggal 3 Januari 1946, Raja Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubhuwono ke IX mengundang Soekarnao, Hatta, dan seluruh kabinet I Republik Indonesia untuk memindahkan ibu kota republik ke Yogyakarta dari Jakarta yang sudah dikuasai oleh tentara Belanda. Dengan tujuan untuk meyelematkan republik yang masih bayi. Rombongan secara resmi tiba di Yogyakarta pada tanggal 4 Januari. Sehari kemudian Yogyakarta di serang Belanda. Tapi karena status Yogyakarta adalah kerajaan yang berdaulat, Belanda juga tidak bisa membabi buta. Semua strategi, biaya, hingga gaji seluruh kabinet, tentara, dan pegawainya, pada waktu itu ditanggung oleh Kraton Yogyakarta.  Peringatan ini dimaksudkan untuk menggelorakan semangat persatuan dan saling menghargai antara Keraton Yogyakarta dan Pemerintah Republik Indonesia Jogja Hip Hop Foundation diminta tampil oleh Kraton Yogyakarta di acara puncak kirab yang diadakan di Pagelaran Kraton Yogyakarta (alun-alun utara).

Kill the DJ dan Jogja Hip Hop Foundation diundang acara talk show Kick Andy Metro TV
Jadwal Tayang: 30 Desember 2010 Jam 22:00 on Metro TV

Taping: Rabu, 22 Desember 2010
Jam: 19:00
Lokasi: Studio Metro TV

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 161 other followers