Tag Archives: Music

Ora Minggir Tabrak (Kill the DJ x Libertaria)

Songs Credit

An AADC2 film self release soundtrack | produced by Marzuki Mohamad a.k.a Kill the DJ & Balance | video music by Achong Panuju & X-Code film | distributed by DoggyHouse Records | (c) 2016

Video Klip

Audio

 

[Lirik] Ora Minggir Tabrak

Nggir Ra Minggir Tabrak 

Kalo tidak minggir akan ketabrak

Mijil-tuwuh, urip-urup, muksa-pati

Lahir-Tumbuh, Hidup-Menghidupi, Hilang-Mati

Esuk-awan, surup-sirep, rina-wengi

Pagi-Siang, Senja-Menghilang, Datanglah Malam

Saiki, neng kene, ngene, dilakoni

Sekarang, di sini, begini, dijalani

Semeleh, kudu gelem, lan nggelemi

Ikhlas, harus mau, dan memang mau

Wiji wutuh, wutah pecah, pecah tuwuh, wiji maneh

Biji utuh, jatuh pecah, pecah tumbuh, kembali menjadi biji

Laku, lakon, dilakoni kanthi semeleh

Laku, perjalanan, dijalani dengan ikhlas

Obah mamah, mingset nggeget, nyikut nggrawut, ngglethak penak

Bergerak makan, mengecil menggigit, sikutan cakaran, rebah berbaring

Nggir ra minggir tabrak wong urip kudhu tumindak

Kalau tidak minggir akan ketabrak, hidup harus dijalani

[Inggris Klaten]

Seconds, minutes, hours, to a day

Born to life, getting old, die anyway

Time never stops, the past always locked

Face it, Bravely, Be Crazy, Be Hungry

Right here, Right now,

And what will happen tomorrow?

We never know, so let it flow, let it grow

 

 

Advertisements

Negara Dalam Keadaan Bahaya (Remake)

Negara Dalam Keadaan Bahaya adalah lagu lawas tahun 2011, aku rekam ulang dengan energi yang lebih besar untuk membuat kuping para politikus busuk di negeri ini panas! Ini juga merupakan wujud empati dan perhatian saya untuk warga dan petani di Rembang yang menolak pendirian pabrik semen, juga untuk para petani di Karawang yang berjuang menolak eksekusi lahan mereka. Dulu waktu rekaman pertama aku belum punya studio bagus, masih studio rumah, gak enak sama tetangga kalo mau teriak-teriak. Kali ini diproduksi dan direkam bersama Ngilazbeat a.k.a Balance di studio Jogja Hip Hop Foundation. Selamat menikmati! Cocok buat nunggu hasil Pilpres 22 Juli!

download via mediafire; http://www.mediafire.com/listen/0fq6byr3ao2qkpz/Negara_Dalam_Keadaan_Bahaya_%5Bremake%5D.mp3

 

Bersatu Padu Coblos No.2

Reff

Apa yang dibutuhkan Indonesia

Jujur, Sederhana, dan Bekerja

Ayo kawan dukung Jokowi-Kalla

Bersatu padu coblos nomor dua

 

Verse 1

Badannya kurus wajah kampungan

Namun hatinya tulus sinar harapan

Dengan kerja nyata kau jawab keraguan

Karena janji-janji sudah membosankan

 

Citramu sederhana apa adanya

Cerminan sikap dari nuraninya

Lambang cinta untuk rakyat Indonesia

Jokowi adalah kita

 

Ratu adil tak usah dicari

Coba tanyakan di dalam hati

Rekam jejaknya sudah pasti

Jawabannya adalah Jokowi

 

Reff

Verse 2

Jika suara rakyat suara Tuhan

Suara ini kami amanahkan

Dengan nurani tanpa bayaran

Demi martabat, demi kedaulatan

 

Relawan bergerak dengan suka rela

Bukan berarti tak ada harganya

Justru karena tak ternilai harganya

Tak akan ada yang sanggup membayarnya

 

Sekian lama reformasi hanya utopia

Sekian lama demokrasi tersandra

Pertiwi menangis berdoa

Jokowi jawabannya

 

Reff

Verse 3

Yang lebih penting dari politik, kawan

Adalah kemanusiaan

Guru bangsa mengajarkan

Kita saudara dalam kebhinekaan

 

Setelah pilihan dan kemenangan

Kami akan mundur menarik dukungan

Membentuk barisan parlemen jalanan

Mengawasi amanah kekuasaan

 

Menang tak jumawa, kalah lapang dada

Siapapun dia presiden indonesia

Menang tak jumawa, kalah lapang dada

Salam damai untuk Indonesia

Reff

Song of Sabdatama

Download Song of Sabdatama
Download Song of Sabdatama (feat Akala)

Berikut saya posting sebuah single terbaru dari Jogja Hip Hop Foundation (JHF) berjudul Song of Sabdatama (2012), sebuah lagu dengan nafas dan semangat sama dengan Jogja Istimewa (2010) yang didedikasikan untuk seluruh warga Yogyakarta, soundtrack perjuangan dan persaudaraan, penyebar semangat untuk warga dalam memperjuangkan hak-haknya dan juga menjaga harmoni kehidupan yang bhineka.

Judul lagu ini mengambil dari Sabdatama (Sabda Utama) yang dikeluarkan oleh Sri Sultan Hamengkubhuwono X pada bulan Mei 2012 lalu, selaku raja Yogyakarta, untuk meneguhkan sikap terhadap kusutnya status keistimewaan Yogyakarta. Sabdatama kemudian juga dibaca oleh warga Yogyakarta sebagai simbol penolakan atas beberapa tindak kekerasan atas nama suku dan agama yang bermotif konspirasi politik yang terjadi di Yogyakarta beberapa bulan terakhir. Sebagai catatan; Sabdatama biasanya hanya dikeluarkan sekali oleh seorang raja, Sultan HBIX mengeluarkan Sabdatama ketika menyatakan begabungnya kraton Yogyakarta dengan Republik Indonesia.

Song of Sabdatama ditulis dalam tiga bahasa; Jawa, Indonesia dan Inggris, sebagai kabar kepada publik luar tentang tekad yang membara, berbeda dengan Jogja Istimewa yang lebih ditujukan ke dalam. Seperti banyak komentar terhadap lagu Jogja Istimewa, kebanggaan kadang bisa dilihat sebagai arogansi bagi mereka yang tidak mengenal akar permasalahannya.

Song of Sabdatama dirilis dalam dua versi, yang kedua versi kolaborasi dengan rapper Inggris, Akala (The Hip Hop Shakespeare), yang akan dirilis oleh British Council dalam rangka Seminar Bahasa Internasional pada bulan Juni 2012. Beberapa lagu dengan lirik tiga bahasa juga akan terus diproduksi JHF sebagai persiapan tour 10 kota di Amerika bulan November 2012.


Lyric Song of Sabdatama

Hook
We are from Jogja
The heart of Java
Our rhyme is mantra
Flows down like lava

We are from Jogja
The heart of Java
Our culture is weapon
Yeah, this Song of Sabdatama

Verse M2MX
Merapi ya iku, Keraton ya iku, Segara ya iku, Pancer ing Tugu
Mijil tuwuh saka kono dumunungku
Yo Ngayogyokarto Hadiningrat Negeriku
Nagari gemah ripah kang merdika
Kaya kang kaserat ing Sabdatama
Merapi ngelingake marang ing gusti
Segara ngelingake kudu ngidak bumi

Verse Balance
Ngono kuwi jiwa Jawi
Manunggaling kawula Gusti
mBalung sungsum pada diugemi
Minangka tekad dadi sesanti
Sadumuk bathuk sanyari bumi,
Ditohi pecahing dada luntaking ludira nganti pati
Negeri merdika bakal tak belani

Hook

Verse Kill the DJ
Merapi horeg, laut kidul gedeg
Angin ribut, udan bledek
Tanda bumi reresik nandang gawe
Marang donya lan manungsane
Marang sedulur sikep kudu ngajeni lan ngopeni
Bumi pertiwi adalah saudara kami
Yang harus dijaga dan dihormati
Menerima sekaligus memberi
Budaya adalah senjata
Memanusiakan manusia
Bangun jiwanya, Bangun raganya
Sentausa dalam puspa warna

Hook

Verse Ki Ageng Gantas & Radjapati
In our land where we stand
Never afraid coz we all friends
We may vary but hand in hand
Appreciate and understand
Why democracy if occupied by oligarchy?
Nggo opo demokrasi nek mung ngapusi?
Why religion if only to kill humanity?
Nggo apa agama nek mung mateni
Hey oxymoron, you don’t need to teach me
Rasah nggurui merga ora migunani
What Jogja want is harmony in diversity
Urip iku amrih nemu harmoni
We don’t care of what you say
Your ridiculous words will go away
Coz in this land where we stand
We’ll fight to the death until the end

Hook

 

Gitu Saja Koq Repot

Ditulis & Diaransemen oleh: Kill the DJ & Balance

Rapper Crew: Ki Jarot (Kill the DJ, Jahanam, Rotra)
Produksi: Jogja Hip Hop Foundation & Anarkisari Rekord

Download Gitu Saja Koq Report MP3 via MediaFire

HOOK:
Membela Minoritas – Menjunjung Toleransi
Gitu saja koq repot – Gitu saja koq repot
Menjadi Muslimin – Menjadi Indonesia
Gitu saja koq repot – Gitu saja koq repot

Hanya orang bijaksana
Yang berani berkata
Bahwa Tuhan tidak perlu dibela
Karena dia yang maha kuasa

Jihadmu lebih akbar dari bom bunuh diri
Karena kau adalah humanis sejati
Menyapa kawan, menyambagi lawan,
Silaturrahmi, tanpa pandang golongan

Islam rahmatal lil alamin bagimu
Adalah welas asih tanpa pandang bulu
Tak gentar, pasang badan, tanpa ragu
Telah kau berikan jiwa ragamu guru bangsaku

Kalau aku jadi orang toleran,
karena ayahku yang menjadi panutan
Kalau aku jadi orang rendah hati,
karena ayahku yang menginspirasi,

Dulu kau sering dilecehkan
Presiden koq tidak bisa berjalan
Dari kursi roda kau tuntun bangsa
Menuju demokrasi sesungguhnya

Dulu kau sering dihina
Jadi presiden kok buta
Sebenarnya kau telah ajari kita
Untuk melihat manusia seutuhnya

Di malam yang sunyi
Gus Dur menyanyikan tombo ati
Dzikir seluruh malaikat mengiringi
Gus Dur hanya pulang bukan pergi

Bulan bundar di atas senayan
Semar terbang di Kahyangan
Bercelana pendek dan guyonan
Menendang bola di taman Tuhan

Welas asih telah kau sebarkan
Menjadi api yang tak akan padam
Semoga kami bisa mengamalkan
Kemanusiaan yang telah kau ajarkan